Penyebab dan Penanganan Ikterus atau Kuning Pada Jaringan Tubuh

Penyebab dan Penanganan Ikterus atau Kuning Pada Jaringan Tubuh
Ikterus adalah warna kuning pada jaringan tubuh karena deposit bilirubin ternyata ikretus jika level bilirubin > 3mg/dL (tergantung dari warna kulit) 

Ikterus diklasifikasikan menjadi tiga kategori, tergantung pada bagian mana dari mekanisme fisiologis mempengaruhi patologi. 

Klasifikasi ikterus tersebut adalah

  • Pra-hepatik: patologi yang terjadi sebelum hati
  • Hepatik: patologi terletak di dalam hati
  • Post hepatik: patologi terletak setelah konjugasi bilirubin dalam hati


  • Penggunanan obat-obatan jangka panjang seperti analobik steroid, vitamin, herbal, dll
  • Riwayat penggunaan obat-obatan suntik, tato, aktivitas seksual risiko tinggi
  • Riwayat konsumsi makanan dengan kontaminasi yang tidak baik, konsumsi alkohol jangka panjang
  • Atralgia, mialgia, rash, anoreksia, berat badan turun, nyeri perut, pruritus, demam, perubahan warna urin dan warna fases
  • Stigmata penyakit hati kronis: spider nevi, palmar eritema,, gynecomastia, caput medusa
  • Atrofi testis pada sirosis hepatis dekompensata
  • Pembesaran kelenjar limfe supraclavicular atau nodul periumbilical, curiga keganasan abdomen
  • Distensi vena jugular, gejala gagal jantung kanan, pada kongesti hati
  • Efusi pleura kanan, ascites:pada sirosis hati dekompensata
  • Hepatomegali, splenomegali
  • Darah: alkalin fostafate(ALP), aspartat aminotransferase (AST), alanin aminotransferase, bilirubin total, konjugasi bilirubin, bilirubin tak terkonjungasi, albumin, protrombim time (PT)
  • Urin: urobilinogen, bilirubin urin

DIAGNOSIS BANDING

  • Hiperkarotenemia 

  • Tatalaksana suportif: koreksi cairan dan elektrolit, penurunan demam (jika disertai demam), dan lain-lain
  • Tatalaksana sesuai dengan penyakit yang mendasari (malaria, hepatitis virus akut, sirosis hati, batu system bilier)

KOMPLIKASI

  • Sepsis, komplikasi lain sesuai dengan penyakit penyebabnya 

PROGNOSIS

  • Prognosis tergantung penyakit penyebabnya, lebih lengkap dapat dilihat pada bab malaria, hepatitis virus akut, sirosis hati, batu system biliber, dan lain-lain. 

REFERENSI

  • Jaundice. Dalam : Fauci A, Kasper D, Longo D, Braunwald E, Hauser S, Jameson J, Loscalzo J, editors. Harrison’s principles of internal medicine. 18 1h ed. United States of America; The McGraw- Hill Companies, 2012.
  • Liver and Biliary tract. Dalam : McPhee, Stephen J. Papadakis, Maxine A. Current Medical Diagnosis and Treatment. The McGraw Hills Companies. 2011
  • Approach to patient with jaundice or abnormal liver test results. Dalam : Ausiello. Goldman. Cecil Medicine 23’d edition. Saunders: Philadhelphia. 2007.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s