Dermatitis Atopi Berat, Benarkah Infeksi Sekunder?

image

image

image

Saat seorang klinisi baik dokter umum, dokter anak bahkan doktrr kulit sekalipun seriingkalu kesulutan saat menemui kondisi pasien dermatitis atopi yang berat dengan cairan kuning kering pasti memikirkan adanya infeksi tumpangan atau sekunder infeksi. Apalagi saat itu penderita mengalami sub febris atau badan sedikit hangat. Saat diagnosis infeksi sekunder pada kasus dermatitis atopi tersebut pasti akan diberikan antibiotika. Tetapi pada laporan kasus pada 9 kasus penderita dengan kasus dermatitis atopi yang tidak ringan tersebut tidak diberikan pemberian antibiotika oral hanya diberikan terapi topikal steroid dan dilakukan eliminasi provokasi makanan ternyata gangguan tersebut membaik.

Memang seringkali dokter sulit membedakan secara klinis dermatitis atopi tidak ringan untuk memastikan adanya infeksi sekunder atau tidak. Seringkali infeksi sekunder hanya dipastikan dengan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan kultur swab atau kultur darah.

Bila tidak ada pemeriksaan penunjangpun seringkali gejala klinis mengecoh dokter. Misalnya tanda infeksi yang merujuk pada gejala febria atau subfebris. Seringkali febris atau subfebris terjadi pada anak dengan dermatitis atopi yang tidak ringan. Ternyata salah satu yang memperberat dermatitis adalah infeksi virus batuk pilek atau infeksi saluran napas lainnya. Seringkali gejala febris atau subfebris yang merupakan gejala infeksi virua batuk pilek atau infeksi virus saluran napas lainnya yang dapat memicu memperberat dermatitis dianggap sebagai gejala dari dermatitis dengan sekunder infeksi.

Bila demam atau subfeebris itu berasalah dari infeksi sekunder dari dermatitis atopi harua ditunjang dengan. Gejala klinis llainnya seperti pembesaran kelenjar disekitar fokus infeksi seperti pembesaran kelenjar di inguinal. Gejala infeksi pada dermatitis juga dengan karakteristik yang khas seperti hiperemia kulit disekitar lesi. Kadang diaertai disertai keluhan sedikit nyeri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s