Pola Pernapasan Normal dan Tidak Normal Pada Bayi

wp-1465526495747.jpgPola Pernapasan Normal dan Tidak Normal Pada Bayi

  • Variabilitas  Pernapasan bayi akan lebih lambat ketika dalam kondisi tenang dan santai, dan akan lebih cepat ketika bayi bersemangat.
  • Kecepatan Napas bayi dikatakan normal jika dapat mengambil napas sekitar 60 kali per menit, terutama jika bayi terbangun dari tidur dan menangis. Pada kondisi ini, bayi dapat bernapas jauh lebih cepat daripada orang dewasa. Pada oran dewasa kecepatan napasnya hanya 40 kali permenit
  • Tidak bernapas Sesaat  Napas bayi berhenti naik turun selama beberapa detik. Tetapi Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini karena normal terjadi. Bayi yang baru lahir sering menahan napas selama 5 sampai 10 detik, dan kemudian mulai bernapas kembali.
  • Suara Napas Grok-grok  Bayi kadang dapat mengeluarkan suara ketika bernapas karena hidungnya tersumbat oleh lendir. Beberapa orang tua sering mengeluhkan kepada dokter bahwa suara napas berbunyi atau sering disebut Hipersekresi bronkus yang dialami bayinya. Napas berbunyi grok-grok, kadang disertai batuk sesekali terutama malam dan pagi hari siang hari hilang. Bayi seperti ini beresiko sering batuk atau bila batuk sering lebih sering dan lebih lama dan bila batuk terdapat dahak berlebihan. Alergi termasuk gangguan yang menjadi permasalahan kesehatan penting pada usia anak. Gejala alergi yang menimbulkan hipersekrtesi bronkus atau suara grok-grok pada bayi sering dicetuskan dan disebabkan karena banyak faktor. Tetapi yang paling sering terjadi justru dipicu atau diperberat karena infeksi virus ringan yang tidak terdeteksi. Sedangkan faktor lainnya dengan manifestasi lebih ringan disebabkan karena  diet ibu bila minum ASI dan makanan yang dikonsumsi termasuk susu sapi. Seringkali dokter atau orangtua sulit membedakan faktor mana yang menjadi penyebab, bahkan seringkali setiap kali timbul gejala alergi langsung divonis alergi susu sapi dan harus ganti susu khusus padahal belum tentu alergi susu sapi. Tetapi bayi dengan sendirinya dapat membuka mulutnya sebagai rute alternatif untuk oksigen. Anda dapat meredakan hidung bayi yang tersumbat dengan menyedot hidungnya.

Ritme Pernafasan tidak normal yang harus diwaspadai pada bayi

  • Kusmaul : cepat dan dalam
  • Hiperventilasi : pernafasan dalam, kecepatan normal
  • Biot’S : Cepat dan dalam, berhenti tiba2, kedalaman sama (kerusakan saraf)
  • Cheyne stoke : bertahap dangkal – lebih cepat dan dalam – lambat –apnea (kerusakan saraf)

Tanda bahaya pernapasan bayi

  1. Jika bayi bernapas lebih dari 60 kali per menit
  2. Terdapat napas cuping hidung (kedua hidungnya kembang kempis)
  3. Terdapat tarikan napas atau cekuangan pada otot pernapasan di subclavicvula (diatas pertengahan tulang dada), substernal (diabawah tulang iga)
  4.  Jika bayi bernapas begitu keras menarik dadanya setiap kali menghirup napas.
  5. Jika napas bayi Anda berhenti selama lebih dari 20 detik dalam waktu periode satu menit
  6. Kaki, tangan dan tubuhnya membiru.

Bentuk dada

  • Normal  : diameter Anterior Posterior – transversal = 1:2
  • Pigeont Chest  atau dada burung : sternum menonjol kedepan, diameter Anterior Posterior  lebih besar daripada  transversal
  • Barrel Chest atau dada tong : Anterior Posterior : transversal = 1:1
  • Funnel Chest : anterior Posterior mengecil, sternum menonjol ke dalam
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s